Tasikmalaya pernah melahirkan atlet bulutangkis kelas dunia yang tak cuma mengharumkan nama Kota Santri, namun juga menjadi kebanggaan masyarakat seluruh Indonesia. Atlet tersebut ialah Susi Susanti. Susi tercatat sebagai peraih medali emas badminton nomor tunggal putri dalam Olimpiade Barcelona 1992. Lewat raihannya tersebut, Susi juga mencatatkan sejarah dalam dunia olahraga Tanah Air sebagai peraih emas pertama bagi Indonesia di ajang Olimpiade. Selain Susi, satu atlet bulutangkis asal Kota Tasik lainnya yang cukup menonjol ialah Lidya Djaelawijaya. Dia pernah mencatatakan diri sebagai kampiun Rusia Terbuka 1995 serta merajai Indonesia Terbuka 1999. Wali Kota Tasik, Budi Budiman, mengatakan jika Susi dan Lidya merupakan dua contoh atlet badminton kebanggaan warga Kota Santri yang terbilang ideal. Dia menginginkan agar ke depan Kota Tasik bisa melahirkan atlet-atlet badminton berkualitas tinggi seperti kedua nama tersebut. “Tasikmalaya ini adalah gudangnya atlet bulutangkis sejak dari dulu,” kata Budi kepada wartawan ditemui selepas membuka Djarum Sirkuit Nasional Li-Ning Premier Jawa Barat Open di Dadaha, Kota Tasik. Lewat ajang badminton Djarum Sirnas tersebut Budi mengharapkan agar para atlet dan klub-klub di Tasikmalaya bisa lebih termotivasi untuk menggenjot performa mereka sehingga menjadi lebih baik. Mereka juga diharapkan bisa mengambil pembelajaran taktikal dari lawan-lawan yang dihadapi. “Mudah-mudahan ini menjadi motivasi bagi para atlet dan klub untuk mendongkrak menghadirkan kembali Susi-Susi Susanti di Tasikmalaya, untuk menjadi kebanggaan Tasik, kebanggaan Indonesia, menjadi juara dunia, menjadi juara olimpiade di masa yang akan datang,” katanya. Ketua Pengurus Cabang Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia Kota Tasikmalaya, Agus Wahyudin, juga mengharapkan agar kedigdayaan masa lalu badminton di Tasikmalaya bisa kembali terulang. Untuk mewujudkan hal tersebut, kata Agus, perlu usaha keras yang muncul dari dalam tubuh organisasi pengurus olahraga bulutangkis dalam merancang program-program yang tepat. “Mudah-mudahan sejarah Tasik mengeluarkan atlet bulutangkis level dunia bisa terulang. Kita berharap bisa menunjukkan kepada pemerintah bahwa Tasikmalaya masih layak disebut sebagai gudangnya atlet bulutangkis,” kata dia.
Selain menyediakan jasa untuk pesanan tasyakuran aqiqah, di AQIQAH TASIKMALAYA juga menyediakan berbagai menu kambing aqiqah yang bisa dinikmati tanpa harus menunggu untuk melaksanakan aqiqah. Ada pula beberapa menu yang dikemas dalam bentuk froozen food, jadi lebih praktis, cocok untuk dibawa saat bepergian.
Berbicara tentang kota yang satu ini, beberapa waktu lalu ada pembukaan kantor cabang dari aqiqah terbesar AQIQAH NURUL HAYAT kini hadir di Tasikmalaya.
Untuk harga LAYANAN AQIQAH TASIKMALAYA dijamin ramah dikantong, pilihan MENU AQIQAH nya beragam dan cita rasanya pun Endeuuusss. Tak perlu ragu untuk bernikmati. Banyak artis dalam negeri sudah membuktikan dengan beraqiqah di Nurul Hayat.



Komentar
Posting Komentar